• BERSAMA WANITA

    Masa SMA yang sangat Menyenangkan Pangeran Arif Edition bersama teman-temannya

  • 9 PRAJURIT

    Sembilan Penerus Bangsa dari SMA Negeri 1 Tumpang

  • TRAVELING

    Jalan-jalan ke Cangar Narsis di Sungai

  • P3T Unikama

    Foto Kenangan Kelompok 11 P3T 2008 Universitas Kanjuruhan Malang

  • PPL di SMA

    Foto Kenangan PPL di SMA kota Malang

  • KKN di Desa Kromengan

    Foto Kenangan KKN di Desa Kromengan

PUASA HARI PERTAMA

Sabtu, 21 Juli 2012 0 komentar

SEBILAH CLURIT
Oleh: B.A.S

Sore ini, aku tatap langit
Ku arahkan pandang mataku
Ke arah senja kala
dan nampak sebilah clurit menatapku

Pikirku dalam hati" Inilah pertanda"
Ya, ini memang pertanda bulan yang selalu di nanti
Bulan ramadhan yang selalu dicari semua insan
Aku terpukau olehnya

Senja kala mulai lenyaplah dari pandangan mata
perlahan namun pasti, tiada berhenti
Tiba-tiba terdengarlah suara menggema
dari pujuk penjuru dunia membingunkan gendang telinga

Suara itu, seraya memanggil tubuh ini
Suara itu, seraya membawa rasa pilu dan sesal di hati

Malang, 21 Juli 2012

Untuk Nova Yanti Siregar

Jumat, 20 Juli 2012 0 komentar


AKU SELALU ADA
Untuk NYS

Aku selalu ada untukmu
Di kala engkau menggerakkan tubuhmu
Di kala engkau tebarkan senyummu
Di kala engkau cucurkan air matamu,
hingga sebabkan mata indahmu.

Ya, Aku selalu menjadi penyemangat jiwamu
dari luka-luka yang kau dapat dari mereka

Ya, Aku selalu memegang tanganmu di kala kau terjatuh
Di kala kau merasa takut akan hidup

Ya, aku selalu ada untukmu
Ada sebagai teman Baikmu
Ada sebagai teman Dukamu
Ada sebagai teman yang menguatkan hari-harimu

Janganlah engkau bersedih hati
Karna aku selalu ada untukmu


By. B.A.S alias Pangeran Arif Edition

Jangan pernah Menyerah

Rabu, 11 Juli 2012 0 komentar

MENYERAH
Oleh: B.A.S

Apa yang sesungguhnya terjadi pada hujan
Hingga ia tak lagi turun hari ini
Ibarat diri ini yang tiada pernah mencoba
Hingga terpuruk dalam derita

Apa sesungguhnya yang terjadi
Tiada pula ku mengerti apa lagi kau
Apa sesungguhnya arti ini
aku selalu saja bersembunyi di balik dinding 
dinding yang berbentuk mimpi dan angan

Kata MENYERAH sering ingin terucap
Namun hati bimbang, tak karuan
Aku bingung dengan apa yang ku mau
Aku bingung dengan apa yang ku bisa

Aku selalu berjalan dalam angan 
tanpa sebuah kepastian
Apa yang sesungguhnya ku inginkan
MENYERAH bukan

Hati meronta-ronta kepayangan
Pikir tak lagi waras digunakan
Semua mata dan tanya tertuju
Aku sendiri tak mau

Tetapkan hati ini
Tetapkan tujuan yang pasti
Aku hanya ingin mengerti
Apa yang harus terjadi

Malang, Malam 11 Juli 2012